angelspublicschools.in

MOTARGAADI-Berita Otomotif Terbaru, Dari Mobil listrik, Motor Sport

OTARGAADI adalah portal berita otomotif yang menyajikan informasi terkini tentang mobil, motor, dan teknologi kendaraan masa depan hingga tren industri otomotif global berkualitas

Biaya Pasang Power Steering di Mobil Tanpa Fitur Bawaan

Biaya Pasang Power Steering di Mobil Tanpa Fitur Bawaan

Biaya Pasang Power Steering di Mobil Tanpa Fitur Bawaan

Power steering adalah salah satu komponen penting pada mobil modern karena berfungsi meringankan putaran setir saat berkendara. Fitur ini membantu pengemudi agar lebih nyaman, terutama ketika menghadapi jalanan padat atau saat harus melakukan manuver di ruang sempit. Mobil-mobil lama atau tipe entry-level biasanya belum dibekali power steering bawaan, sehingga pemilik sering mempertimbangkan untuk melakukan pemasangan tambahan.

Jenis Power Steering yang Bisa Dipasang

Sebelum membahas biaya, penting untuk memahami jenis power steering yang tersedia di pasaran. Ada dua tipe utama, yaitu hydraulic power steering (HPS) dan electric power steering (EPS).

  • Hydraulic Power Steering (HPS) menggunakan fluida hidrolik untuk membantu perputaran roda kemudi. Tipe ini banyak ditemukan pada mobil keluaran lama.

  • Electric Power Steering (EPS) bekerja dengan bantuan motor listrik dan sensor elektronik, sehingga lebih hemat energi dan mudah dalam perawatan.

Pemilihan jenis ini akan sangat memengaruhi biaya pemasangan, tingkat kenyamanan, serta efisiensi bahan bakar mobil.

Kisaran Biaya Pasang Power Steering

Biaya pemasangan power steering tambahan pada mobil tanpa fitur bawaan bervariasi tergantung beberapa faktor, antara lain merek mobil, jenis power steering yang dipilih, dan lokasi bengkel. Secara umum, kisaran biaya dapat dibedakan sebagai berikut:

  • Hydraulic Power Steering (HPS): Rp 4 juta – Rp 7 juta

  • Electric Power Steering (EPS): Rp 6 juta – Rp 12 juta

Biaya tersebut sudah mencakup harga komponen utama dan jasa pemasangan. Namun, harga bisa lebih tinggi jika mobil memiliki spesifikasi teknis yang rumit atau membutuhkan modifikasi tambahan.

Faktor yang Mempengaruhi Biaya

Ada sejumlah faktor yang membuat biaya pasang power steering bisa berbeda-beda. Pertama, jenis dan merek mobil sangat menentukan karena tidak semua mobil mudah dipasangkan sistem ini. Kedua, kualitas komponen yang digunakan juga berpengaruh. Komponen orisinal tentu lebih mahal dibandingkan produk aftermarket, tetapi umumnya lebih awet.

Selain itu, lokasi bengkel juga memainkan peran penting. Bengkel resmi biasanya menawarkan layanan lebih mahal dibanding bengkel umum, namun kualitas pengerjaan dan garansi yang diberikan lebih terjamin.

Proses Pemasangan Power Steering

Pemasangan power steering bukanlah pekerjaan sederhana karena melibatkan sistem kemudi, mesin, hingga kelistrikan mobil. Tahapannya meliputi pembongkaran setir, pemasangan pompa hidrolik atau motor listrik, pengaturan sensor, hingga pengisian fluida (untuk HPS). Proses ini membutuhkan keahlian teknis, sehingga sebaiknya dikerjakan oleh mekanik berpengalaman.

Biasanya, pengerjaan bisa memakan waktu antara 1 hingga 3 hari tergantung kompleksitas mobil dan ketersediaan komponen.

Keuntungan Memasang Power Steering

Memasang power steering tambahan memiliki sejumlah keuntungan bagi pemilik mobil. Pertama, kenyamanan berkendara meningkat drastis karena setir terasa lebih ringan. Kedua, pengendalian mobil lebih presisi, sehingga meminimalkan risiko kecelakaan. Ketiga, mobil menjadi lebih ramah digunakan oleh semua kalangan, termasuk pengemudi wanita atau lansia yang mungkin kesulitan dengan setir berat.

Selain itu, nilai jual mobil bisa meningkat karena calon pembeli cenderung lebih menyukai kendaraan dengan fitur modern.

Risiko dan Kekurangan

Di balik keuntungan, ada juga beberapa risiko dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Biaya perawatan power steering tambahan tentu menjadi pengeluaran baru. Untuk tipe hidrolik, pemilik harus rutin memeriksa kondisi oli power steering agar tidak cepat aus. Sedangkan pada EPS, kerusakan sensor atau motor listrik bisa memakan biaya perbaikan yang tinggi.

Selain itu, pemasangan yang tidak tepat bisa memengaruhi sistem kemudi mobil secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemilihan bengkel terpercaya sangatlah penting.

Tips Memilih Bengkel untuk Pasang Power Steering

Jika Anda berencana memasang power steering tambahan, pilihlah bengkel dengan reputasi baik dan teknisi berpengalaman. Pastikan bengkel memberikan garansi atas pemasangan dan komponen yang digunakan. Jangan tergiur harga murah tanpa memperhatikan kualitas, karena bisa berujung pada masalah lebih besar di kemudian hari.

Disarankan juga untuk mencari bengkel spesialis kemudi atau bengkel resmi dari merek mobil tertentu. Selain lebih aman, pengerjaan biasanya sesuai standar pabrikan.

Kesimpulan

Biaya pasang power steering di mobil tanpa fitur bawaan memang tidak murah, berkisar antara Rp 4 juta hingga Rp 12 juta tergantung jenis dan kualitas yang dipilih. Meski begitu, manfaat yang diberikan sangat besar, mulai dari kenyamanan, keamanan, hingga peningkatan nilai jual mobil. Dengan memilih bengkel terpercaya dan komponen berkualitas, pemasangan power steering bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan bagi pemilik kendaraan.

Baca juga:Insentif Impor Mobil Listrik Berakhir: Pemerintah Bisa Raup Triliunan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.